Penyakit Asma Adalah

Asma bronkial adalah suatu keadaan dimana saluran napas mengalami penyempitan karena hiperaktivitas terhadap rangsangan tertentu yang menyebabkan peradangan dan penyempitan yang bersifat sementara. Asma merupakan penyakit paru yang tidak menular, dengan gejala berupa serangan sesak, mengi (napas berbunyi “ngik-ngik” dan batuk berulang. Serangan dapat berlangsung hanya selama beberapa menit, jam, hari atau sampai beberapa minggu. Asma bronkial adalah salah satu penyakit kronik dengan pasien terbanyak di dunia.

Penyebab asma belum diketahui secara pasti, sehingga pengobatan asma sampai sejauh ini masih pada tahap mengandilkan gejalanya saja. Para peneliti lebih fokus mencari faktor resiko yang berperan pada asma, tetapi umumnya digolongkan menjadi faktor keturunan dan lingkungan.

Dalam kenyataannya, seringkali faktor riwayat asma dalam keluarga tidak ada hubungan dengan terjadinya asma. Seringkali penderita asma merasa heran bahwa dalam keluarganya tidak adan yang menderita asma, tetapi mereka tetap saja terserang penyakit tersebut. Dalam sebuah penelitian yang baru-baru ini dilakukan di Indonesia, diketahui bahwa hanya 30% penderita asma yang memiliki riwayat asma dalam keluarganya. Dan terbukti bahwa faktor ibu ternya lebih kuat dalam menurunkan asma dibandingkan dari ayah. Sebagian besar tidak diketahui menderita asma karena faktor genetik itu tidak sampai menimbulkan gejala asma atau bermanifestasi menjadi penyakit alergi lainnya.

Pada penderita asma, penyempitan saluran pernapasan merupakan respons terhadap rangsangan yang pada paru-paru normal tidak akan mempengaruhi saluran pernapasan. Penyempitan ini dapat dipicu oleh berbagai rangsangan, seperti serbuk sari, debu, bulu binatang, asap, udara dingin, dan olahraga.

Pada suatu serangan asma, otot polos bronki mengalami kontraksi, dan jaringan yang melapisi saluran udara mengalami pembengkakan karena adanya peradangan dan pelepasan lendir yang berlebihan ke dalam saluran udara. Hal ini akan memperkecil diameter saluran udara (disebut bronkokonstriksi) dan penyempitan ini menyebabkan penderita harus berusaha sekuat tenaga supaya dapat bernapas.

Sel-sel tertentu terutama sel mast, didalam saluran napas diduga bertanggung jawab terhadap awal mula terjadinya penyempitan ini. Sel mast di sepanjang bronki menyebaban bahan seperti histamin dan leukotrien yang menyebabkan terjadinya :

  • Kontraksi otot polos
  • Peningkatan pembentukan lendir
  • Perpindahan sel darah putih tertentu ke bronki

Sel mast mengeluarkan bahan tersebut sebagai respons terhadap sesuatu yang mereka kenal sebagai benda asing (alergen), seperti serbuk sari, debu halus yang terdapat didalam rumah, atau bulu binatang.

 


=====================================

>>> Kapsul Herbal Asma Untuk Meringankan dan Mengobati Penyakit Asma Beserta Gejalanya, Serta Memperlonggar Saluran Napas, Anti Peradangan, Antibiotik Alami, Analgesik dan Memperbaiki Organ Yang Rusak, Produk Herbal, Klik Detail Disni!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Asma and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>