Asma Bronkial

Asma bronkial atau disebut juga bengek adalah suatu penyakit kronis yang ditandai dengan adanya peningkatan kepekaan saluran napas terhadap berbagai rangsang dari luar (debu, serbuk bunga, udara dingin, makanan dll) yang menyebabkan penyempitan saluran napas yang meluas dan dapat sembuh spontan atau dengan pengobatan. Keadaan ini dapat menyebabkan gejala sesak napas, napas berbunyi dan batuk yang sering disertai dengan lendir. Keadaan yang berat dapat menimbulkan kegagalan pernapasan sampai kematian. Sebagian besar asma pada anak adalah karena alergi. Penyakit asma pada anak mempunyai dampak yang luas terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Kekurangan oksigen yang menahun oada anaj dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan badan maupun intelektualnya.

Gejala asma adalah adanya sesak napas yang berulang disertai napas berbunyi. Batuk kering merupakan gejala awal yang biasanya terjadi pada malam dan menjelang pagi hari. Selanjutnya batuk disertai dahak yang kental. Gejala ini sering disertai pilek-pilek (rhinitis alergika). Gejala ini biasanya terjadi 4-8 jam kontak dengan bahan alergen seperti debu rumah dan tungau (binatang kecil), serbuk bunga, bulu binatang dll. Gejala asma juga dapat dicetuskan oleh latihan  fisik.

Untuk asma ada dua jenis obat  yang akan diberikan kepada anak oleh dokter yaitu obat untuk mencegah timbulnya serangan asma dan obat controller, lebih bersifat untuk mencegah timbulnya serangan asma. Obat ini bekerja dengan jalan mengurangi pembengkakan dan peradangan yang terjadi di seluruh napas anak sehingga anak akan lebih mudah untuk bernapas. Obat kedua adalah obat yang reliever digunakan untuk mengatasi serangan asma. Bekerja cepat dengan jalan melemaskan otot-otot saluran pernapasan, sehingga lebih mudah bernapas. Obat-obatan ini sering diberikan dalam bentuk inhaler (hirupan) baik sendiri-sendiri atau bersamaan. Namun juga bisa dalam bentuk kapsul dan pil. Konsultasikan selalu dengan dokter mengenai obat-obatan tersebut. Penanganan asma yang terpenting adalah pencegahan terjadinya serangan asma.

Serangan asma yang timbul dapat sangat menakutkan bagi sebagian orangtua. Tetaplah tenang dan lakukan langkah berikut ini :

  1. Berikan anak obat reliever. Obat ini bekerja dengan sangat cepat (kurang dari 10 menit) untuk melapangkan jalan napasnya.
  2. Dudukkan anak, lalu minta anak bernapas secara perlahan.
  3. Bila tidak ada tanda-tanda perbaikan, atau bahkan memburuk segera bawa anak ke dokter.
Posted in Pemcegahan dan Pengobatan Asma Pada Anak | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Pencegahan Asma

Penderita asma tidak perlu malu atau rendah diri. Meskipun sulit untuk disembuhkan, penderita asma dapat hidup normal.

Pencegahan terhadap asma dapat dilakukan dengan cara merawat dan menjaga diri sebaik mungkin, terutama menghindari pencetus serangan asma seperi lelah fisik, dan gangguan emosional yang serius.
Asma bisa diatasi dengan meminum teh rempah agar badan terasa hangat. Hal ini bertujuan untuk mencegah serangan asma sebelum atau menjelang pagi saat udara mulai dingin. Jangan melakukan aktivitas atau olahraga berat yang dapat memicu munculnya serangan sesak napas. Olaharga ringan tetapi teratur akan meningkatkan kesegaran fisik, serta membuat otot jantung dan paru menjadi lebih kuat.

Hindari debu, asap rokok, udang, telur, kepiting dan terasi yang diduga sebagai pemicu utama penyakit asma. Untuk menghindari emosi yang tidak terkontrol, stres atau depresi, jangan memikirkan hal-hal yang terlalu berat karena akan dapat memicu serangan asma. Konsumsilah sayur dan buah, serta hindari makanan dan minuman yang mengandung zat pewarna, zat pengawet, dan gula sintetis.
Mengonsumsi sayuran dan buah dalam jumlah yang cukup secara teratur akan memprkuat daya tahan tubuh terhadap serangan berbagai penyakit. Intinya, anda harus selalu waspada mengantisipasi terjadinya serangan. Mengatasi serangan asma dengan cepat adalah langkah terbaik, sedangkan menunda pengobatan berarti akan menambah berat derajat serangan.

Posted in Pemcegahan dan Pengobatan Asma Pada Anak | Tagged , , , , , | Leave a comment

Gejala Asma

Gejala asma muncul akibat menyempitnya saluran pernapasan bagian bawah secara luas yang ditandai dengan batu dan bengek. Penyempitan saluran pernapasan ini bisa disebabkan oleh otot polos saluran pernapasan yang mngerut, pembengkakan selaput lendir, serta pembentukan dan timbunan lendir yang berlebihan dalam rongga saluran pernapasan, tetapi bersifat sementara.
Pada paru-paru normal, rangsangan tersebut tidak akan memengaruhi saluran pernapasan. Penderita asma akut sering merasa putus asa ketika menjalani proses penyembuhannya. Asma bisa diderita siapa saja. Anak berusia satu tahun bisa terserang asma. Asma dikategorikan sebagai penyakit genetika atau keturunan. Meskipun demikian, tidak lantas karena kedua orangtuanya mengidap asma, maka anaknya pasti akan terkena asma.
Sebaliknya, ada juga kasus dimana kedua orangtuanya tidak menderita asma, tetapi anaknya terkena asma. Kebersihan ternyata tidak saja merupakan sebagian dari iman, tetapi juga menentukan sehat tidaknya tubuh kita. Karena itu faktor lingkungan yang sehat dan bersih harus selalu diperhatikan
Kebersihan ternyata tidak saja merupakan sebagian dari iman, tetapi juga menentukan sehat tidaknya tubuh kita. Karena itu faktor lingkungan yang sehat dan bersih harus selalu diperhatikan.

Frekuensi dan beratnya serangan asma sangat bervariasi. Beberapa penderita lebih sering terbebas dari gejala dan hanya mengalami serangan sesak napas yang ringan dan singkat, yang terjadi sewaktu-waktu. Penderita lainnya hampir selalu mengalami batuk dan bengek serta mengalami serangan hebat setelah menderita suatu infeksi virus.

Menangis atau tertawa yang berlebihan juga bisa menyebabkan timbulnya gejala asma. Gejala awal bisa berupa rasa gatal didada atau disekitar leher dan batuk kering dimalam hari. Mengeluh flu ringan dan bersin-bersin. Selama serangan asma, sesak napas bisa menjadi semakin berat, sehingga timbul rasa cemas. Sebagai reaksi terhadap kecemasan, penderita juga mengeluarkan banyak keringat.
Denyut nadi akan meningkat dan napas berbunyi seperti siulan. Penderita sering mengeluh menjelang pagi, dan akan berkurang setelah pukul 09.00.

Posted in Penyakit Asma | Tagged , , , , | Leave a comment

Sakit Asma

This gallery contains 1 photo.

Vonis sebagai penyandang asma atau bengek, sepertinya menjadi sebuah lebel penyakit yang akan melekat seumur hidup. Penderitanya seakan harus pasrah pada serangan sesak napas, batuk-batuk, dan bengek yang muncul sewaktu-waktu. Meski tidak dikategorikan sebagai penyakit menular, penyakit asma ini termasuk … Continue reading

More Galleries | Leave a comment

Pengobatan Asma

Pengobatan yang dilakukan tidak hanya diberikan apabila sedang kambuh sesak napasnya, melainkan sampai kita dapat mengendalikan sesak napas penderita dalam jangka lama. Cara-cara pengobatan/pencegahan harus dimasyarakatkan baik dikalangan medis maupun penderita asma dan keluarga. Yang penting harus ada hubungan yang erat antara dokter atau tenaga medis lainnya dengan penderita asma serta keluarga sehingga dapat terjalin kerjasama dalam pengelolaan penyakit ini.l.

Satu hal yang mungkin perlu disadari bahwa asma itu penyakit menahun (kronis). Karena itu mengharuskan penderita berobat dengan baik dan menurut aturan. Karena menahun maka pengobatan yang juga pengobatan menahun, tidak hanya merupakan pengobatan terhadap serangan kambuhan akut saja. Jadi penderita asma harus melakukan pengobatan jangka pajang (menahun) atau perlu memakai obat tiap hari. Disamping itu harus ada sediaan pengobatan untuk kambuhan akut.
Meskipun asma tidak dapat disembuhkan, tetapi bila dikelola secara baik sebelum meningkat kepada berikutnya, fungsi paru-paru pasien akan dapat diperbaiki sampai tingkat maksimal.

 

 

Cara berobat yang dianjurkan adalah mencegah serangan sesak napas, bukan mengobati serangan asma. Mencegah, bukan berarti menghilangkan perasaan sesak. Yang penting adalah berusaha untuk memperbaiki fungsi paru-paru semaksimal mungkin. Dengan cara pengobatan ini penderita asma akan hidup, bekerja dan berolahraga seperti orang lain.
Dalam hal pengobatan asma ada beberapa hal yang perlu diingat, antara lain adalah : 1) Gunakanlah obat sesuai dengan anjuran dokter, bila perlu mintalah catatan tertulis kepada dokter tentang pengobatan itu; 2) Janganlah mengubah pengobatan tanpa konsultasi dengan dokter yang mengobati; 3) Jangan menghentikan pengobatan, pencegahan meskipun anak tidak mendapat serangan lagi; 4) Ketahuilah bahwa obat apa yang harus dicapai pada serangan mendadak. Oleh karena itu, obat tersebut harus selalu tersedia dilemari obat khusus
5) Janganlah panik menghadapi serangan asma karena penyakit itu dapat memperburuk keadaan; 6) Jangan segan-segan menanyakan penjelasan dengan mengenai penyakit asma kepada dokter yang bisa merawat. Memang bila berkonsultasi haruslah dengan dokter yang sudah mengetahui jenis penyakit asma itu, usahakan jangan biasakan sering kali berganti-ganti dokter.

Posted in Pemcegahan dan Pengobatan Asma Pada Anak | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Pencegahan Asma

Masyarakat harus mengenal pemicu mana yang dapat menimbulkan serangan asma pada seseorang karena selain obat asma, mereka harus menghindarkan pemicu-pemicu tadi.
Ada berapa cara yang dapat dipakai untuk mendeteksi pemicu tadi. Cara itu antara lain adalah :

a) Adakah serangan timbul pada waktu tertentu ?

b) Apakah serangan timbul bila bermain dengan binatang peliharaan tertentu atau bila ada kecoa? Dan apakah serangan tidak timbul apabila jauh dari binatang-binatang tersebut?
c) Apakah serangan timbul bila bila banyak debu atau seang membersihkan debu?

d) Apakah serangan timbul setelah olahraga atau latihan ? Latihan macam apa ?

e) Apakah serangan timbul bila kena pilek atau flu ?

f) Apakah serangan timbul setelah olahraga atau latihan ?

g) Apakah serangan timbul apabila anak terlalu gembira atau marah?

h) Apakah timbulnya serangan berkaitan dengan cuaca, udara dingin, udara yang sangat kering, atau lembab?
i) Apakah serangan timbul bila disekitar anak tersebut ada yang merokok, polusi udara lain, atau obat nyamuk, asap daur, minyak wangi, pengecat rambut, inteksida, dan lain-lain.

 

 

Dengan memperhatikan semua kemungkinan yang dapat memicu timbulnya serangan itu, misalnya dengan membuat daftar dan mencatat serangan, diharapkan pemicu dapat dihindari, sehingga serangan tidak terjadi.
Disamping itu sangat dianjurkan untuk mengenal dan menghindari faktor penyebab asma. Yang juga tidak boleh dilupakan adalah mengatasi psikologis, misalnya mengurangi kecemasan, meningkatkan kepercayaan pada diri dan menganjurkan penguasaan pribadi terhadap asma.
Asma dapat menimbulkan reaksi psikologis. Penderita tanpa gangguan psikologis bagaimanapun akan mengalami stres, depresi, frustasi, rendah diri karena menderita asma, gangguan dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat. Adanya faktor itu diketahui dan didiskusikan dengan yang bersangkutan secara langsung atau dikomunikasikan kepada seorang ahli jiwa.
Pengelolaan asma harus sedemikian rupa sehingga penderita asma dapat hidup dan bekerja seperti orang lain.  Cara pengelolaan terbaik adalah dengan pengobatan atau pencegahan.

 

 

Posted in Pemcegahan dan Pengobatan Asma Pada Anak | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Gejala Asma

Serangan-serangan sesak napas karena asma sering kali menyebabkan penderita baik dewasa maupun anak-anak tidak dapat hidup seperti orang lain sehingga kualitas hidupnya berbeda dengan orang normal.
Mereka tidak bisa keluar rumah dengan leluasa, tidak bisa bermain seperti anak-anak lain, bila sudah dewasa tidak bisa bekerja bebas seperti orang normal sehingga lebih banyak murung diri.

Kadang-kadang orang sekitarnya menjadi ragu apakah penyakit yang diderita orang itu penyakit asma atau tidak. Dengan banyaknya gejala asma bisa dikenal dengan mudah dan jelas, antara lain penderita terlihat seringkali sesak napas, dan waktu mengeluarkan napas terdengar bunyi.
Kadang-kadang gejala asma tidak selalu sesak napas dan berbunyi seperti itu. Jadi variasi dari penyakit asma cukup luas, mulai dari penderita yang merasa sehat sampai kepada penderita mendapat serangan sesak napas berat sehingga harus dirawat druang ICU (Intensive Care Unit)

Idealnya semua orang mengenal gejala penyakit asma. Pengertian asma paling sering terdapat pada keluarga yang alergi.
Anggota keluarga tadi ada yang menderita penyakit eksim atau alergi lainnya. Jenis asma yang lain, penderitanya tidak alergi. Namun jenis asma ini tidak banyak penderitanya. Karena itu, anggota keluarga demikian sebaiknya mengenal gejala asma supaya dapat mencegah timbulnya penyakit asma.

 

 

Kelainan utama pada penderita asma adalah peradangan saluran napas yang dapat memunculkan dua gejala pokok, yaitu:

1) Peradangan saluran napas yang menyebabkan sesak napas. Keadaan ini membuat udara sukar keluar sehingga penderita merasa sesak. Apalagi bila hal ini di sertai pembengkakan saluran napas dengan mengeluarkan lendir yang berlebihan. Saluran napas akan lebih sempit lagi karena banyaknya lendir itu.

2) Kenaikan kepekaan saluran napas, saluran ini amat peka terhadap berbagai rangsangan. Sedikit saja terdapat perangsangan, seperti asap rokok, obat nyamuk, penderita langsung bersin, batuk atau sesak napas.

Untuk mengetahui apakah penyempitan saluran napasnya masih ada, berkurang, atau sudah normal, bisa diukur dengan alat ukur “flow meter”. Bila perasaan sesak napasnya sering, belum tentu parunya yang teradang. Gejala lain yang sering dilupakan penderita adalah kenaikan kerentanan sesak napas. Penderita penyakit asma sangat peka terhadap perangsangan. Bila ia menghisap asap rokok saja misalnya, atau asap obat nyamuk, penderita akan merasa sesak atau batuk-batuk.
Gejala kerentanan yang naik tadi akan berkurang.

Posted in Pemcegahan dan Pengobatan Asma Pada Anak | Tagged , , , , , | Leave a comment

Penyebab Asma

Untuk mengetahui seseorang diserang penyakit bengek atau asma sangat mudah diketahui. Penyakit ini sering terjadi karena faktor psikis, mereka merasa kurang perhatian bila sedang menderita bengek.
Faktor penyebab lainnya bisa debu, asap rokok, salesma, atau bau-bauan, bahan kimia, udara dingin, cuaca lembab, obat, emosi, makanan, dan kegiatan fisik lainnya. Penyebab lain bisa juga karena bau bensin dan eksim.

Penyakit asma sering juga disebabkan oleh adanya peradangan alat pernapasan yang cara penyebabnya belum sepenuhnya diketahui.

Penyaluran penyakit ini cenderung progresif artinya makin lama makin berat diselingi masa-masa tenang dan kumat, kecuali bila dilakukan pengelolaan sebaik-baiknya sejak awal penyakit ini timbul.
Serta diusahakan tidak terjadi serangan serta memburuknya penyakit.
Penderita dan keluarganya harus mengetahui faktor-faktor penyebab asma itu. Baik yang menyebabkan peradangan saluran napas atau yang menyebabkan penyempitan saluran napas.

Faktor penyebab utama antara lain adalah :
1). Debu rumah, jamur, tepung sari bunga, bulu binatang, selimut wol, tempat tidur dari kapas (kapuk)
2). Emosi stres
3). Infeksi virus, bakteri
4). Zat makanan, udang, cumi-cumi, susu, telur, dan sebagainya.
5). Zat kimia, obat nyamuk, asap rokok, asap kompor, asap dapur, perubahan cuaca
6). Pilek, kegiatan jasmani
7). Obat aspirin, penisilin

Masyarakat harus mengenal pemicu mana yang menimbulkan serangan asma pada seseorang karena selain obat asma, mereka harus menghindarkan pemicu-pemicu tadi.

Posted in Penyakit Asma | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Asma

Asma sering juga disebut sebagai penyakit bengek, ada asma yang tidak tahan keadaan dingin seperti malam hari atau udara mendung (hujan), namun ada pula yang rentan  terhadap udara panas. Serangan malam hari biasanya disertai rasa takut dan cemas. Penyakit ini sudah lama dikenal secara luas oleh kalangan masyarakat maupun kalangan medis, namun beberapa aspek penyakit ini belum begitu dipahami sepenuhnya. Diperkirakan penyakit asma ini di masa datang akan semakin banyak penderitanya. Oang dewasa yang mengidap penyakit ini diperkirakan sekitar 5-7%, sedangkan anak-anak 7-30%.

Pada tahun 2010 yang lalu, di kota Bandung anak-anak yang diserang penyakit ini asma 10%, sedangkan di Jakarta sampai 30 persen.

 

Indonesia yang beberapa puluh tahun lalu adalah negara agraris saat ini sudah menjadi negara industri. Penduduk yang biasanya bekerja di daerah agraria (pertanian) di udara terbuka dan segar, kini mereka mulai bekerja di pabrik-pabrik industri-industri, di ruangan tertutup yang banyak polusi udara. Sebagian penduduk lain harus hidup di daerah-daerah kumuh yang padat di lorong-lorong yang tidak bersih.
Penderita asma sering sekali menderita sesak napas yang demikian berat hingga menimbulkan kematian. Faktor utama terjadinya kematian sering karena asma kurang terdiagnosa dan terapinya tidak tepat.

Posted in Penyakit Asma | Tagged , , , , , | Leave a comment

Pencegahan dan Pengobatan Asma Pada Anak

Sebenarnya ada banyak cara untuk mencegah dan mengobati penyakit asma yang hinggap pada anak, cara pencegahan dan pengobatan itu sendiri dapat dimulai dari lingkungan rumah tempat tinggal dan membiasakan untuk hidup bersih dan sehat.

Berikut ini ada beberapa cara untuk mencegah dari serangan asma dan penyait komplikasi lainnya yang timbul karena asma khusunya pada anak, diantaranya :

1. Menghindari atau memimnimalisir dari faktor penyebab asma pada anak, seperti : kelelahan berman, berolahraga, asap rokok, debu, polusi udara di lingkungan sekitar tempat tinggal, konsumsi ice krim dan beberapa jenis makanan lainnya yang memicu alergi.

2. Berolahraga ringan yang sesuai dengan kemampuan dan kondisi tubuh itu sendiri, seperti berenang, joging dengan track yang mudah di pagi hari. Namun hal yang perlu diingat jangan terlalu berlebihan dalam melakukan jenis olaharaga apapun.

3. Bila anak memiliki berat badan yang berlebih. Disarankan untuk mengurangi berat badan agar timbunan lemak, kalori dan zat tubuh yang tak diperlukan dalam tubuh agar keluar dan tidak menyebabkan terjadinya sesak napas dan penyakit komplikasi kronis lainnya seperti diabetes mellitus, kolesterol, jantunug dsb.

4. Mencegah sebaik mungkin dari penyakit saluran pernapasan, seperti : flu, pilek, batuk.

5. Jika memelihara suatu jenis binatang peliharaan seperti kucing, anjing dsb. Untuk selalu diperhatikan akan kebersihan kandangnya, makanan dan tubuh dari binatang tersebut agar bulu-bulu halusnya tidak rontok dan bertebangan.

6. Menghindari atau mengurangi konsumsi makanan atau minuman tertentu yang bersifat terlalu manis, seperti ice cream, kue-kue dengan tingkat rasa yang terlalu manis.

7. Selalu menjaga lingkungan sekitar rumah terutama pada bagian dalam rumah. Jika rumah memiliki peralatan atau perabotan rumah tangga yang cukup banyak atau panjagan rumah lainnya, cobalah untuk ditata sedemikian rupa agar rumah terlihat lebih luas dan upayakan agar sirkulasi udara di dalam rumah tetap berjalan baik dari berbagai sudut rumah.

Pengobatan asma pada anak

Terkadang banyak orang dalam mengatasi asma sering mengkonsumsi obat-obatan asma yang banyak dijual warung dengan berbagai merk dagang. Namun hal yang paling kongkret guna meminimalisir terjadi serangan asma perlu dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu kepada dokter ahli spesialis agar dapat menentukan obat dan dosis yang cocok dengan pasien. Pengobatan yang dilakukan untuk mengobati atau mengatasi asma, biasanya diberikan pada saat serangan asma tiba-tiba muncul atau yang sedang berlangsung. Biasanya pemberian dosis atau takaran minum diberikan tergantung dari berat badan sang anak. Akan tetapi selama tidak terjadi serangan asma, perilaku anak akan terlihat seperti biasa anak normal lainnya. Jadi usahakan sebaik mungkin untuk menghindari serangan asma tersebut, sehingga membuat anak tetap merasa nyaman untuk melakukan aktivitas lainnya.

Selain menggunakan obat-obatan medis dalam menanggani dan mengatasi asma, adapula cara lainnya dengan cara tradisional dalam meringankan asma yang diperoleh dari bahan-bahan rempah dan herbal lainnya yang dapat ditemukan dengan mudah disekitar kita. Ramuan herbal sendiri memang sudah terbukti akan khasiat dan keampuhannya dalam mengatasi atau mengobati segudang jenis penyakit tanpa efek samping negatif yang dapat menganggu fungsi kerja organ tubuh maupun kesehatan tubuh lainnya dengan catatan mengetahui bagaimana cara penggunaan dan meramu obat herbal dengan baik. Adapun bahan herbal yang dapat membantu meringankan dan mengatasi asma dan serangan asma lainnya, diantaranya :

Resep 1

Beberapa buah lobak putih dicuci bersih lalu dipotong sedang dan dijus hingga mendapat 1 mangkuk, lalu di tim dan diminum.

Resep 2

Siapkan 15 gram bunga melati yang direbus dengan 400 cc sampai mendidih hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.

Resep 3

Ambil 30 gram akar tanaman putri malu/sikejut direbus dengan 400 cc rebus sampai mendidih hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.

Resep 4

15 gram bunga kenop segar direbus dengan 400 cc hingga mendidih dan tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.

Resep 5

15 gram bunga melati dan 15 gram rimpang jahe direbus dengan 600 cc hingga tersisa 300 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat sebanyak ½ gelas untuk 1x minum.

Resep 6

Irisan jahe setebal 3 mm ditempelkan dengan menggunakan koyo hangat/koyo cabe pada titik dazhui.

Resep 7

60 gram rumput jukut pendul direbus dengan 400 cc hingga mendidih dan tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.

Resep 8

10 lembar daun kecubung diiris-iris dan dijemur sampai kering. Gunakan untuk meroko dengan menggunakan bungkus dari kelobot jagung atau kulit jagung yang sudah tua. Tidak perlu dilakukan setiap hari cukup minimal 2x seminggu

Resep 9

3 siung bawang putih ditumbuk halus, lalu dicampur dengan 1 sendok makan madu, dan gula batu secukupnya. Rebus seluruh bahan tersebut hingga mendidih sambil diaduk rata dan sampai tercium aroma dari herbal tersebut, kemudian diperas dan disaring. Diminum setiap hari, setiap pagi hari hingga sembuh.

Untuk resep dari ramuan diatas dianjurkan untuk diminum dan diulangi penggunaannya cukup konsumsi 2x sehari.

Posted in Pemcegahan dan Pengobatan Asma Pada Anak | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment